Denpasar, Kamis 2 April 2026 Babinsa Kadek Sastra Swastika salah satu Babinsa dari Koramil 1611-02 Denpasar Selatan Kodam IX Udayana sedang melakukan tugas kunjungan wilayah, beberapa warga sdh bersitegang dengan beberapa anggota dari satuan POL PP.

Menurut salah satu informasi dari pihak supir bahwa akibat terjadinya ketegangan tersebut di sebabkan oleh ketidakadilan dari petugas yg mengatur jalur pembuangan limbah sampah yg ada di kota Denpasar.
Menurut Melki merupakan salah satu supir yg membawa sampah ke lokasi tersebut menyebutkan menyebutkan ada oknum yg tidak di pilah sampah organik maupun nonorganik tetapi tetap di izinkan untuk menurunkan sampah tersebut. Yg dimana seharusnya sampah tersebut harus di pilah terlebih dahulu baru bisa di buang di TPA Suwung tersebut.
Babinsa Kadek Sastra Swastika segera melakukan upaya mediasi dan memberikan solusi agar tidak terjadi kemacetan akibat yg di lakukan mogok kerja oleh para supir tersebut.
Beberapa pihak supir muatan sampah tersebut yg awalnya tidak mau mendengarkan informasi dari pihak POL PP namun setelah kedatangan Kadek Sastra Swastika tersebut akhirnya mulai untuk membuka jalan agar bisa masuk perlahan.
Ujar Frengky salah satu supir jika tidak ada bapak dsini maka kami tidak mendapatkan solusi dan penyelesaian terhadap sampah yg kami bawa.
Babinsa tersebut akhirnya memberikan pemahaman yg bilamana ingin membawa sampah sebaiknya dari titik penjemputan sampah agar bisa di pisahkan antara sampah Organik maupun nonOrganik
Frengky salah satu supir ingin solusi yg terbaik agar masyarakat sadar yg membuang sampah bisa segera memilah sampah tersebut bukan pihak supir yg di salahkan lagi ujarnya.
(Barreto S.pd S.H)

