Semarang – Hujan deras yang mengguyur wilayah Semarang sejak dini hari menyebabkan sejumlah kawasan perumahan terendam banjir, Senin (16/2/2026). Ketinggian air dilaporkan bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga lebih dari satu meter di beberapa titik.
Air menggenangi jalan lingkungan dan masuk ke rumah warga, membuat aktivitas masyarakat terganggu. Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat tampak terparkir di tempat yang lebih tinggi untuk menghindari genangan.
Beberapa warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat maupun ke tempat yang lebih aman. Perabotan rumah tangga terlihat dipindahkan ke bagian rumah yang lebih tinggi guna mengurangi kerugian.
Menurut warga, banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kota dalam waktu cukup lama. Selain faktor curah hujan, sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air turut memperparah genangan.
Petugas bersama relawan tampak melakukan pemantauan serta membantu proses evakuasi warga lanjut usia dan anak-anak. Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan, terutama normalisasi saluran air dan antisipasi banjir susulan jika hujan kembali turun.
Hingga siang hari, air masih menggenangi sejumlah kawasan dan belum menunjukkan tanda-tanda surut secara signifikan. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan lanjutan serta memperhatikan keselamatan keluarga.

