Jakarta, memo-news.com – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut saat ini pembangunan sumur bor atau sumber air jadi program prioritas TNI AD. Menurutnya program ini tidak serta merta muncul begitu saja tapi berasal dari pengalamannya saat menjadi pemimpin di sejumlah wilayah di Indonesia.
“Jadi terus terang, saya menggali informasi tentang air ini sambil berjalan, jadi bukan karena punya informasi, lalu membuat program-program air ini,” kata Maruli saat Apel Komandan Satuan (Dansat) TNI Tahun Anggaran 2026 di Universitas Pertahanan (Unhan) Sentul, Jawa Barat, Rabu (29/4).
Maruli mengatakan saat itu ia melihat kesulitan masyarakat dalam memperoleh air, termasuk di wilayah yang mengalami kekeringan.
“Hasilnya, berdasarkan data, sejak tahun 2020 telah dibangun 7.217 titik sumber air di berbagai wilayah Indonesia guna meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat,” kata Maruli.
Untuk diketahui, program air bersih pertama kali diinisiasi oleh Maruli saat menjabat Pangdam IX/Udayana (2020–2022) berfokus pada penyediaan air bersih di wilayah Bali, NTB, dan NTT melalui pembuatan pompa hidram, sumur bor, dan gravitasi. Program ini mengatasi kesulitan air bersih warga pedesaan, meningkatkan kesehatan, serta menunjang pertanian.
Saat itu metode pembangunan air menggunakan pompa hidram (teknologi pompa air tanpa listrik), sumur bor, dan instalasi air gravitasi. (rr)
