Jakarta – Memo-newd.com -Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memperkuat ketahanan energi nasional dengan menawarkan sebanyak 118 potensi Wilayah Kerja (WK) minyak dan gas bumi (migas) baru kepada investor. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan produksi migas nasional sekaligus menarik investasi di sektor hulu migas.
Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengungkapkan bahwa dari 118 wilayah kerja yang ditawarkan, sebanyak 25 wilayah telah mendapatkan minat investor dan menandatangani kontrak kerja sama. Sementara itu, 43 wilayah lainnya masih dalam proses studi bersama dengan calon investor.

Menurutnya, pemerintah terus membuka peluang investasi melalui eksplorasi migas yang lebih agresif guna mendukung target peningkatan produksi energi nasional di masa mendatang.
Selain menawarkan blok migas baru, pemerintah juga mengoptimalkan potensi sumur dan struktur migas yang selama ini tidak beroperasi atau idle. Upaya tersebut dilakukan melalui kerja sama pengelolaan dengan berbagai pihak untuk mempercepat produksi.
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) tercatat telah menyiapkan sekitar 41 struktur migas idle yang dapat dikelola melalui skema Kerja Sama Operasi dan Teknologi (KSOT). Sebanyak 22 struktur di antaranya telah diperkenalkan kepada calon investor dalam ajang IPA Convex 2026.
Pemerintah berharap langkah ini mampu meningkatkan kontribusi sektor migas terhadap kebutuhan energi nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia di tengah meningkatnya kebutuhan energi dalam negeri.
Dengan pembukaan wilayah kerja baru dan optimalisasi aset migas yang belum produktif, sektor hulu migas diharapkan dapat menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan investasi dan peningkatan produksi energi nasional dalam beberapa tahun ke depan.
