SURABAYA –Memonews.com – Universitas Hang Tuah (UHT) melalui Biro Kemahasiswaan, Kemaritiman dan Alumni (BKKA) menyelenggarakan Workshop Tata Kelola Keuangan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026 pada Senin (13/7/2026) di Ruang Pascasarjana Lantai 4 Universitas Hang Tuah Surabaya. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam mengelola usaha secara profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Biro Kemahasiswaan, Kemaritiman dan Alumni (BKKA) Universitas Hang Tuah, Budi Priyono, S.Sos., M.M., serta menghadirkan narasumber Jacobus Wiwin Kuswinardi, S.T., S.Kom., M.Kom., ACC., selaku Reviewer Kompetisi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi. Workshop ini juga diikuti oleh dosen pendamping dan mahasiswa penerima pendanaan P2MW Universitas Hang Tuah Tahun 2026.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan dana Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi kepada tim mahasiswa penerima pendanaan Universitas Hang Tuah. Penyerahan dana secara simbolis dilakukan oleh Kepala BKKA Universitas Hang Tuah, Budi Priyono, S.Sos., M.M., sebagai bentuk dukungan dan komitmen universitas dalam mendorong tumbuhnya wirausaha muda yang inovatif dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Kepala BKKA UHT menyampaikan bahwa Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) merupakan salah satu program strategis Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi yang bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa sekaligus memperkuat ekosistem kewirausahaan di perguruan tinggi.
Menurutnya, Universitas Hang Tuah memiliki komitmen kuat dalam mendukung pengembangan usaha mahasiswa melalui berbagai program pembinaan, pendampingan, pelatihan, hingga fasilitasi penyusunan proposal dan pengembangan usaha secara berkelanjutan. Komitmen tersebut telah membuahkan hasil yang membanggakan. Sejak tahun 2022 hingga 2025, BKKA Universitas Hang Tuah berhasil mengantarkan 24 tim mahasiswa wirausaha memperoleh pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
Capaian positif tersebut berlanjut pada tahun 2026 dengan lolosnya tiga tim mahasiswa Universitas Hang Tuah sebagai penerima pendanaan P2MW pada kategori Jasa dan Perdagangan, Budidaya, serta Makanan dan Minuman. Dua di antaranya, yakni kategori Budidaya dan Makanan dan Minuman, berhasil memperoleh pendanaan pada tahapan bertumbuh yang menunjukkan perkembangan kualitas usaha mahasiswa menuju usaha yang lebih mapan dan berkelanjutan.
Kepala BKKA UHT menegaskan bahwa keberhasilan memperoleh pendanaan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Setiap tim penerima pendanaan dituntut mampu mengelola usaha secara profesional mulai dari pelaksanaan program, pencapaian target usaha, hingga pengelolaan administrasi dan keuangan yang tertib, transparan dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.
Pada sesi materi, narasumber Jacobus Wiwin Kuswinardi, S.T., S.Kom., M.Kom., ACC., memberikan pemaparan mengenai penguatan bisnis rintisan mahasiswa sebagai upaya membangun usaha yang inovatif, adaptif dan berkelanjutan. Materi yang disampaikan meliputi strategi pengembangan usaha, penguatan model bisnis, pengelolaan keuangan, hingga peningkatan daya saing produk agar mampu berkembang dan bertahan di tengah dinamika pasar yang semakin kompetitif.
Setelah penyampaian materi dan penyerahan dana P2MW, kegiatan dilanjutkan dengan Forum Group Discussion (FGD) yang melibatkan narasumber, dosen pendamping serta mahasiswa peserta P2MW Universitas Hang Tuah. Melalui FGD ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi secara langsung mengenai tantangan dan peluang dalam pengembangan usaha, tata kelola keuangan, mekanisme pelaporan dan pertanggungjawaban dana, sekaligus memperoleh masukan dan solusi untuk memperkuat bisnis rintisan yang sedang dijalankan.
Melalui workshop dan FGD ini, para peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai tata kelola keuangan, penggunaan dana, penyusunan bukti pertanggungjawaban, serta pelaporan keuangan yang baik dan benar. Kompetensi tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam membangun usaha yang profesional, sehat dan berkelanjutan.
Universitas Hang Tuah berharap melalui pelaksanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha Tahun 2026 ini mampu melahirkan wirausaha muda yang unggul, inovatif, profesional serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara, sekaligus membawa nama baik universitas pada ajang kewirausahaan tingkat nasional.
