Memonews.com– Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakil KSAU) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi, mewakili KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono, hadir dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Bandara Kertajati di Menara Bappenas, Jakarta, Rabu (10/6).
Rapat yang turut diikuti oleh sejumlah kementerian dan lembaga tersebut membahas langkah strategis pengembangan Bandara Kertajati agar dapat memberi manfaat yang lebih luas bagi kepentingan nasional.
Dalam rapat tersebut, Marsdya TNI Tedi kembali menegaskan komitmen TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam mendukung pengembangan serta pemanfaatan Bandara Kertajati, termasuk untuk fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO).
Keberadaan fasilitas MRO dinilai memiliki potensi untuk mendukung kebutuhan perawatan pesawat sipil maupun militer, sekaligus memperkuat kapasitas nasional di bidang kedirgantaraan.
Rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk membahas pengelolaan Bandara Kertajati. (Foto: Dok. Dispenau)
“Ketersediaan lahan dan infrastruktur yang dimiliki Kertajati memberikan potensi besar untuk mendukung kepentingan pertahanan, pengembangan industri dirgantara, serta peningkatan pemanfaatan bandara secara optimal,” ungkap Tedi dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Jumat (12/6).
Sebelumnya, komitmen serupa disampaikan oleh KSAU saat menerima audiensi Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital Kementerian PPN/Bappenas Vivi Yulaswati di Mabesau, Jakarta, Kamis (4/6).
Sejalan dengan potensi pengembangan yang dimiliki Bandara Kertajati, Tonny menjelaskan bahwa TNI AU telah melakukan berbagai kajian serta perencanaan internal sebagai langkah kesiapan apabila ke depan diperlukan keterlibatan lebih lanjut dalam operasional maupun pemanfaatan fasilitas di kawasan tersebut.(Humas TN AU)
