SIDOARJO – memonews.com– Rektor Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya Laksamana Muda TNI (Purn) Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng., menghadiri tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) yang digelar di Gedung Balai Prajurit Puspenerbal Juanda, Sidoarjo, Rabu (17/6/2026). Momentum tersebut dimanfaatkan Rektor UHT untuk menegaskan pentingnya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul guna menghadapi tantangan maritim global yang semakin kompleks.

Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dihadiri Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., CHRMP., Komandan Puspenerbal Laksda TNI Bayu Alisyahbana, para pejabat tinggi TNI AL, purnawirawan, warakawuri, serta keluarga besar Penerbangan TNI AL.
Rektor UHT Avando Bastari menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang pengabdian Puspenerbal yang selama tujuh dekade menjadi salah satu kekuatan strategis bangsa dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia.

“Atas nama keluarga besar Universitas Hang Tuah, kami mengucapkan selamat HUT ke-70 Penerbangan TNI Angkatan Laut. Tujuh dekade pengabdian ini merupakan bukti nyata dedikasi dan profesionalisme insan Puspenerbal dalam menjaga kedaulatan laut dan udara Indonesia,” ujarnya.
Menurut Avando, perkembangan teknologi pertahanan, dinamika geopolitik kawasan, hingga tantangan keamanan maritim global membutuhkan SDM yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta wawasan kebangsaan yang kuat.
Karena itu, UHT sebagai perguruan tinggi berwawasan kemaritiman terus berkomitmen mendukung pembangunan SDM nasional melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan kebutuhan sektor maritim dan pertahanan.
“Sinergi antara perguruan tinggi dan institusi pertahanan menjadi sangat penting. UHT siap berkontribusi dalam mencetak generasi unggul yang mampu menjawab tantangan maritim global sekaligus mendukung pembangunan dan pertahanan Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, dalam amanat Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang dibacakan Pangkoarmada RI Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, ditegaskan bahwa Penerbangan TNI AL harus terus bertransformasi menghadapi perkembangan teknologi pertahanan, termasuk sistem pesawat tanpa awak (UAV), kecerdasan buatan (artificial intelligence), serta meningkatnya kebutuhan Maritime Domain Awareness.
“Kita harus terus membangun kekuatan udara maritim yang modern, profesional, dan berdaya gentar untuk menjawab tantangan lingkungan strategis yang semakin dinamis,” demikian pesan Kasal.
Komandan Puspenerbal Laksda TNI Bayu Alisyahbana mengatakan perjalanan 70 tahun Penerbangan TNI AL merupakan sejarah panjang pengabdian para prajurit dalam menjaga kedaulatan laut dan udara Indonesia.
“Perjalanan tujuh dekade ini bukan hanya mencatat sejarah tentang pesawat, pangkalan udara ataupun operasi yang telah dilaksanakan. Lebih dari itu, perjalanan ini merupakan sejarah pengabdian manusia-manusia terbaik bangsa yang dengan setia mengabdikan dirinya demi menjaga kedaulatan laut dan udara Indonesia,” katanya.
Peringatan HUT ke-70 Puspenerbal mengusung tema “Puspenerbal Siap Mendukung Pembangunan Pertahanan TNI Angkatan Laut dengan Profesional, Adaptif, Sinergis, Tangguh dan Inovatif Menuju Indonesia Maju”. Momentum tersebut menjadi refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh insan Penerbangan TNI AL dalam mengawal kedaulatan maritim Indonesia.
Bagi UHT, kehadiran dalam peringatan HUT ke-70 Puspenerbal juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan TNI AL sebagai mitra strategis dalam pengembangan pendidikan, riset, dan sumber daya manusia kemaritiman yang unggul serta berdaya saing global(***)
