SURABAYA – Memonews.com – Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan (FTIK) Universitas Hang Tuah (UHT) memperkuat sinergi dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bhakti Karya Widta Sentosa dan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya melalui penyelenggaraan Pelatihan Pengelasan Flux Cored Arc Welding (FCAW). Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 2–23 November 2026, bertempat di Workshop FTIK Universitas Hang Tuah, dengan melibatkan sebanyak 18 peserta.
Kegiatan pelatihan secara resmi dibuka oleh Dekan FTIK Universitas Hang Tuah, Prof. Dr. Nurul Rosana, S.Pi., M.T., didampingi oleh Wakil Dekan II, Dr. Titiek Indhira Agustin, S.Pi., M.P., Wakil Dekan III, Dr. Ir. Urip Prayogi, S.T., M.T., Ketua Program Studi Teknik Perkapalan, Dr. Ir. Intan Baroroh, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., serta Ketua Program Studi Teknik Sistem Perkapalan, Dr. Ir. Sutrisno, S.T., M.T.
Dalam pelaksanaan pelatihan, peserta mendapatkan pendampingan dan pembekalan materi dari instruktur, Dr. Nur Yanu Nugroho, S.T., M.T., yang memberikan arahan teknis serta pendampingan praktik pengelasan FCAW di Workshop FTIK UHT.

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga pelatihan kerja, dan pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang keterampilan teknologi pengelasan yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri.
FCAW merupakan salah satu metode pengelasan yang banyak digunakan dalam industri manufaktur, konstruksi, dan perkapalan. Metode ini menggunakan kawat elektroda berinti fluks (flux-cored wire) sebagai bahan pengisi dalam proses penyambungan logam. Penguasaan teknologi pengelasan FCAW menjadi salah satu kompetensi penting yang dibutuhkan dalam berbagai pekerjaan di sektor industri dan maritim.
Selama pelaksanaan pelatihan, sebanyak 18 peserta mendapatkan pembekalan teori dan praktik pengelasan FCAW secara langsung di Workshop FTIK UHT. Materi pelatihan mencakup pengenalan peralatan pengelasan, prosedur pengelasan, teknik pengoperasian peralatan, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta praktik pengelasan untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi peserta.
Keterlibatan FTIK Universitas Hang Tuah dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen institusi dalam mengembangkan kerja sama dengan dunia industri, lembaga pelatihan, dan pemerintah daerah. Keberadaan Workshop FTIK UHT juga menjadi sarana pendukung pengembangan kompetensi teknis melalui kegiatan pelatihan berbasis praktik.
Melalui kolaborasi bersama LPK Bhakti Karya Widta Sentosa dan Disperinaker Kota Surabaya, FTIK UHT berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan keterampilan tenaga kerja serta membuka peluang pengembangan kompetensi di bidang pengelasan, khususnya untuk mendukung kebutuhan industri perkapalan dan sektor maritim.
Sinergi ini sekaligus menjadi langkah nyata FTIK Universitas Hang Tuah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi kebutuhan serta tantangan dunia kerja di era perkembangan teknologi industri.
