Jakarta – memonews.com Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mulai melakukan seleksi terhadap prajurit terbaik yang akan ditugaskan sebagai pelatih pasukan pengamanan Perdana Menteri (PM) Kamboja. Seleksi tersebut bertujuan menjaring personel dengan kompetensi, pengalaman, dan profesionalisme tinggi untuk mendukung misi kerja sama internasional di bidang pengamanan VVIP.

Kegiatan seleksi dimulai pada Rabu (10/6/2026) dengan materi menembak sebagai salah satu parameter utama penilaian. Kemampuan menembak dinilai penting untuk mengukur ketepatan, konsistensi, serta penguasaan keterampilan tempur para peserta yang akan diproyeksikan menjadi instruktur pasukan pengamanan PM Kamboja.
Dalam keterangan resmi Penerangan Paspampres disebutkan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara ketat dan objektif guna mendapatkan personel terbaik yang mampu menjalankan tugas dengan profesional serta membawa nama baik Indonesia di kancah internasional.
“Melalui proses seleksi yang ketat dan objektif, diharapkan terpilih instruktur-instruktur terbaik yang mampu membawa nama baik TNI dan Indonesia,” demikian keterangan Penerangan Paspampres.
Selanjutnya, pada Kamis (11/6/2026), Komandan Paspampres Mayor Jenderal TNI Edwin Adrian Sumantha memberikan pengarahan kepada para peserta seleksi. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya disiplin, integritas, serta kemampuan terbaik yang harus ditunjukkan selama proses seleksi maupun ketika menjalankan tugas di Kamboja.
Mayjen TNI Edwin menegaskan bahwa penugasan tersebut merupakan bentuk kepercayaan internasional terhadap kualitas prajurit TNI, khususnya Paspampres. Oleh karena itu, para peserta diharapkan mampu menunjukkan kapasitas sebagai prajurit pilihan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki karakter, etika, dan profesionalisme yang tinggi.
Danpaspampres berharap para peserta yang terpilih nantinya dapat menjadi representasi kehormatan institusi sekaligus duta bangsa dalam memperkuat hubungan kerja sama antara Indonesia dan Kamboja melalui bidang pengamanan VVIP.
Seleksi ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan instruktur berkualitas yang mampu mentransfer pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman kepada pasukan pengamanan PM Kamboja sesuai standar profesional yang dimiliki Paspampres.
